Tuesday, May 1, 2007

Catatan mendengarkan Album Iwan Fals 50:50

Minggu malam lalu (29 April 2007) aku membeli CD Iwan Fals yang baru yaitu Album 50:50 di Aquarius Mahakam.Di depan toko kaset Aquarius Mahakam itu terpampang poster besar kalo ternyata Album Iwan Fals itu terlaris penjualannya.

Aku mendengarkannya dirumah.Ini adalah catatanku.Maaf ya kalo catatanku ini tidak sehebat Dennie Sakrie atau Bens Leo ketika membahas seorang karya penyanyi.Maklum lah aku ini kan bukan penggamat dan pemerhati musik cuma pendengar aja.He..He..Jadi tolong jangan dibandingkan ya...Thank you...

Sampul CD Iwan Fals itu berwarna Pink.Aku dengar disalah satu infotainment katanya warna itu kesukaan anak bungsunya Raya.Aduh segitu akomodatifnya Iwan Fals terhadap keinginan anaknya yang menginginkan sampul CD dan Kaset ayahnya diberi warna Pink.Maka kesan kalo Iwan Fals “genit” ada di sampul CD dan Kasetnya tersebut.He..He..Iwan Fals lebih terlihat feminin dgn berani dia memberi warna Pink terhadap kasetnya.Jadi anggapan masyarakat kalo warna Pink itu lebih disukai oleh perempuan itu salah besar.Karena itu tidak terbukti sama sekali di albumnya Iwan Fals.

Terus pemilihan judulnya 50:50 artinya kata Iwan Fals 50 % untuk Cinta dan 50% untuk Kemanusiaan.Memang dibandingkan album sebelumnya kekritisan Iwan Fals lebih ada di album ini misalnya dilagu: Ini Bukan Mimpi,Pulanglah,Rubah, terutama di lagu Negara.Dan tentang cinta juga cukup ada lha.Cuma ya itu pencipta lagu untuk lagu-lagu cinta itu bukan Iwan Fals tetapi orang lain seperti:Bongky,Digo,Dewiq,Pongky Barata,Opick,dll dengan judul antara lain Mabuk Cinta,Masih Bisa Cinta,Yang Tercinta,Tak Pernah Terbayangkan.

Secara musikalitas aku mendengarkan irama semua lagu di album itu nyaris sama.Kecuali di lagu “Mabuk Cinta” yang agak raggae dan lagu “Cemburu”.Yang lainnya relatif sama.Jadi kalo nggak nge-fans berat sama Iwan Fals bawaannya pingin tidur deh dengerin semua lagu di album itu.He..He..

Ada juga lagu yang didedikasikan oleh Iwan Fals untuk (alm)Munir lewat lagunya yang berjudul “Pulanglah” yang juga dia ciptakan sendiri.Kita simak syairnya yuk:

Pulanglah

Padi menguning tinggal dipanen

Bening Air dari gunung

Ada juga yang kekeringan karena kemarau

Semilir angin perubahan

Langit mendung kemerahan

Pulanglah kitari lembah Pesawah

Selamat jalan Pahlawanku

Pejuang yang Dermawan

Kau pergi saat dibutuhkan

Keberanianmu mengilhami jutaan hati

Kecerdasan dan Kesederhanaanmu

Jadi impian

Pergilah-pergi dengan ceria

Sebab kau tak sia-sia

Tak sia-sia

Tak sia-sia

Pergilah kau pendekar

Satu hilang seribu terbilang

Patah tumbuh hilang berganti 3X

Terimalah sekedar kembang dan do’a

Suci....Sejati-Suci...Sejati

Aku paling suka dengan lirik lagu “Cemburu”.Cemburu di lagu itu bukan antara laki-laki dan perempuan atau hubungan percintaan.Mau dengar liriknya:

Cemburu

Setiap orang ingin hidupnya lebih baik

Dari hari ke hari dari waktu ke waktu

Setiap orang tak ingin hidupnya menderita

Tentu saja ingin bahagia,tak ingin terhina

Tapi mengapa begitu begitu banyak yang tak baik

Hidupnya susah melunta-lunta,jiwa dan raganya

Ada Kamu yang mengatur ini semua, tapi rasanya percuma

Ada juga yang janjikan indahnya Surga tetapi Neraka terasa

Ingin bersyukur tapi tak semudah tutur

Canggung jalani hidup hanya kewajiban saja

Cemburu pada samudera yang menampung segala

Cemburu pada sang ombak yang selalu bergerak

Dimeja judi mempertaruhkan sepenggal waktu

Setengah mabuk mencoba mencuri nasib

Sebentar menang sebentar kalah itulah gelombang hidup

Tapi kenapa semua seperti mimpi

Tak ada yang abadi kapal inipun akan berhenti

Di Dermaga sepi

Cemburu pada samudera yang menampung segala

Cemburu pada sang ombak yang selalu bergerak

Aku salut sama Iwan Fals meski sekarang sudah berumur tapi semangat berkaryanya masih ada.

“Semoga Album ini bisa menjadi teman di kala sepi...”Begitu kalimat yang aku kutip dari ucapan terima kasih Iwan Fals atas peluncuran album ini.

Ya itulah catatanku setelah mendengar CD Iwan Fals tadi malam.Aku kasih nilai 7,5 deh dari kisaran 10 lha nilainya album ini.Maaf ya kalo salah menilainya.Khususnya kepada para fans setianya Iwan Fals.Mohon maaf....

Salam hangat,

Dinda

1 comment:

Anonymous said...

Hari sepi menikam dalam
Tak adakah secercah harapan

Ungkapkanlah isi hatimu
Jangan pernah berpaling dariku
Tunjukkanlah rasa cintamu
Jangan sampai aku bertanya

Apakah aku benar-benar memiliki
Apakah aku benar-benar memiliki
Kamu